PGP -2-CIANJUR-GANJAR RISMANSAH-BERBAGI AKSI NYATA MODUL 3 (PEMBELAJARAN YANG BERDAMPAK PADA MURID) PEMBALAJARAN SED (PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL DAN DIFERENSIASI)
PGP
-2-CIANJUR-GANJAR RISMANSAH-BERBAGI AKSI NYATA MODUL 3
PEMBELAJARAN
YANG BERDAMPAK PADA MURID
PEMBALAJARAN
SED
(PEMBELAJARAN
SOSIAL EMOSIONAL DAN DIFERENSIASI)
1. Latar Belakang dan situasi yang dihadapi
Program sekolah yang berdampak pada murid merupakan sebuah kegiatan
/pengelolaan yang melibatkan peran serta seluruh civitas yang ada di sekolah
guru dan murid merasakan perubahan dari
kegiatan itu . inti sari dari program sekolah yang berdampak pada murid adalah
adanya perubahan mind set atau pola pikir, perilaku dari seorang murid. Dalam
kegiatan program yang berdampak pada murid Memerdekakan murid adalah konsep utama
agar murid merasa nyaman, tenang dan menjadi diri nya sesuai kodrat
alamnya.
Pembelajaran diferensiasi adalah pembelajaran dengan
penyesuaian pada kesiapan murid,minat dan bakat. Ada juga yang berpendapat
bahwa pembelajaran diferensiasi adalah serangkaian
keputusan masuk akal (common sense) yang dibuat oleh guru yang
berorientasi kepada kebutuhan murid (eksplorasi konsep: modul 2.1).
Pembelajaran sosial emosional adalah proses mengembangkan
keterampilan, sikap, dan nilai-nilai yang diperlukan untuk memperoleh
kompetensi sosial dan emosional sebagai modal Murid dalam berinteraksi dengan
dirinya, orang lain dan lingkungan sekitar. Pembelajaran sosial emosional
ini dapat dijadikan sebagai awal dan dasar penanaman pendidikan karakter kepada
murid. Ada kompetensi kunci pengembangan dalam aspek sosial emosional murid : kesadaran diri,pengeloaan diri, kesadaran
sosial, keterampilan sosial, pengambilan keputusan.
Situasi yang dihadapi dalam penerapan pembelajaran pembelajaran sosial emosional dan diferensiasi disekolah :
Guru : masih meraba raba tentang pembelajaran sosial emosional dan diferensiasi sehingga pembelajaran
penerapan dikelas menggunakan diferensiasi berdasarkan gaya belajar siswa ,
pembelajaran sosial emosiaonal sering guru guru lakukan sehingga sudah terbiasa
seperti mengucapkan terima kasih, berdoa, tepuk – tepukan dll.
Murid : sangat antusias dengan pemebelajaran sosial
emosional dan diferensiasi, hal ini terbukti dengan refleksi pembelajaran yang
anak merasa senang dan merasa pembelajaran berjalan terlalau cepat . Murid
merasa menjadi dirinya sendiri, diberikan kebebasan dalam belajar tidak ada
tekanan dari guru ditambah dengan
pembelajaran sosial emosiasonal mereka saling menghargai dengan sesama teman .
Pembelajaran dilakukan dengan diferensiasi
berdasarkan gaya belajar murid. Murid memilih gaya belajar nya dua gaya belajar
yang dipilih yaitu menggambar dan membuat video . hal ini dilakukan karena
pembelajaran harus berpusat pada murid murid harus merasakan kemerdekaan
belajar, memiliki rasa sosial yang tinggi dan saling menghargai .
Perasaan ketika melakukan aksi nyata terasa begitu
bahagia karena murid bersemangat dalam pembelajaran sehingga mereka merasa
waktu begitu cepat berlalau sampai sampai pas pulang kerumah ada WA dari murid
merasa senang belajar dengan saya . Pembelajaran yang di ambil dari aksi nyata
ini adalah Murid ketika di berikan kemerdekaan ternyata mampu melakuakan tugas
yang diluar ekspektasi mereka menjadi dirinya sendiri , bahagia dan senang.
Perbaikan yang akan dilakukan adalah dengan membuat
menerapkan diferensisasi seperti minat belajar dan kesiapan siswa disemua kelas serta ,melakaukan refleksi
pembelajaran.
Terima kasih …..
Lampiran kegiatan di bawah ya
Link video hasil karya murid
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=6113822762023574&id=100001877314384
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=6113787452027105&id=100001877314384




Komentar
Posting Komentar