Koneksi antar materi “Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber daya

Sekola perlu membangun ekosistem yang dapat merangsang kreatifitas untuk menunjang keberhasilan tujuan  pendidikan.sebuah proses pembelajaran sangat tergantung melihat ekosistemnya apakah sebagai kekuatan atau kekurangan. Sekolah yang memandang semua yang dimiliki adalah kekuatan tidak akan berfokus pada kekurangan tapi berupaya  pada memanfaatkan asset yang dimiliki.

Pemimpin pembelajaran dapat mengelola sumberdaya yang dimiliki /asset yang dimiliki, lalu apa yang dimaksud dengan pemimpin pembelajaran dalam pengelolaan sumber daya ? pemimpim pembelajaran adalah seorang guru penggerak yang menitikberatkan pada komponen pembelajaran baik itu kurikulum,proses belajar mengajar, assesmen, pengembangan diri, pengembangan guru serta komunitas sekolah selain itu juga pemimpin pembelajaran harus mendorong  wellbeing terkait kondisi yang berpihak pada murid seperti kenyamanan belajar, pembelajaran yang sesuai kebutuhan murid dan  lingkungan yang dapat dimaksimalkan untuk murid belajar . Dapat disimpulkan pemimpin pembelajaran dalam pengelolaan sumber daya adalah pemimpin yang dapat memanage dan memanfaatkan asset yang dimiliki (biotik dan a biotik)  sehingga  dapat mendorong serta menumbuhkan wellbeing ekosistem pendidikan sehingga menunjang keberhasilan tujuan pendidikan yaitu dapat menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada murid agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaanyang setinggi tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat keberhasilan

Untuk memaksimalkan pengelolaan sumber daya di kelas, sebagai pemimpin pembalajaran saya dapat mengaplikasikan praktik pembelajaran yang berpihak pada murid dengan menggunakan pembelajaran berdiferensiasi, murid di berikan kebebasan/ kemerdekaan belajar dengan menyesuaikan minat belajar, kesiapan belajar dan profile belajar murid /gaya belajarnya , untuk mengolah hati dan pikiran murid agar percaya bahwa dirinya(kesadaran diri) memiliki potensi,menghargai perbedaan agar dapat bersinergi dengan kelas lain  perlu adanya pembelajaran sosial emosional yang membentuk karakter setiap murid dan memiliki nilai nilai kemanusiaan, serta membuat kesepakatn kelas dengan murid untuk mencapai keinginan bersama, kemerdekaan dalam pembelajaran.Bila ditemukan masalah ketidak semangatan murid dalam pembelajaran, saya akan menggunakan kegiatan choaching untuk mendorong penyelesaian masalah yang dihadapi murid. Dilingkungan sekolah kita bisa berkolaborasi dengan teman sejawat, dengan atasan, pengawas, komite orang tua bahkan masyarakat  memetakan 7 modal utama  sekolah sesuai dengan potensi atau asset yang dimiliki selanjutanya membuat program dengan membuat visi misi yang berpusat pada kebutuhan siswa dan kebutuhan sekolah dengan menerapkan pendekatan inkuiri apresiatif dengan alur BAGJA  untuk mencapainya. Menyatukan perbedaan pola berpikir dan paradigma setiap orang disini peran pengambilan keputusan sangat berpengaruh terhadap perbedaan perbedaan pemikiran atau pendapat karena pada hakikatnya manusia memiliki karakter masing masing oleh karena itu ketika dihadapkan dalam masalah harus menggunakan langakah langkah pengambilan keputusan agar pengambilan diambil beretika ,tidak keliru dan dapat dipertanggungjawabkan .

Hubungan pengelolaan sumber daya yang tepat akan membantu proses pembelajaran yang lebih berkualitas ketika kita sudah bisa menempatkan sesuatu yang tepat maka hasilnya akan optimal dan sesuai tujuannya karena semua ekosistem saling berinteraksi sehingga dapat menciptakan hubungan yang selaras, harmonis  dan bersinergi . bila Guru,bersinergi, harmonis guru dapat berkomitmen satu pemikiran dan satu tujuan untuk kemajuan sekolah maka etos kerja guru akan tumbuh dan bersungguh sungguh dalam proses pembelajaran .kita ingat kita adalah pemimpin pembelajaran yang akan memenej berjalannya proses pembelajaran .proses pembelajaran pun tentunya harus dapat memerdekakan murid agar murid dapat menjadi dirinya sendiri sesuai kodrat nya, menjadikan murid lebih percaya diri, murid  dirangsang untuk dapat memecahkan masalah sehingga murid dapat bernalar kritis dalam berbagai hal, baik  dilingkungan sekolah maupun dilingkungan masyarakat.

Banyak pengalaman yang didapat dari proses pelatihan modul tentang pemimpin dalam pengelolaan sumberdaya ini antara lain

1. Mulai dari Diri ·

2. Eksplorasi Konsep ·

3. Ruang Kolaborasi ·

4. Refleksi Terbimbing 

5. Aksi nyata

Sebelumnya saya tidak belum pernah menganalisis 7 aset / modal utama sekolah di modul ini saya diajarkan untuk menganalisis dan mengetahui potensi kelebihan kelebihan sekolah saya dan banyak harus dikembangkan . sesudah pembelajaran ini saya tertantang untuk menguplikasikan langsung berkaitan tentang potensi yang harus dikembangkan di sekolah saya , yang saya rasa berubah dari diri saya adalah rasa semangat untuk mengembangkan sekolah saya .

 *7 Aset /modal utama Sekolah

1.       modal manusia

2.       modal sosial

3.       modal fisik

4.       modal lingkungan/alam

5.       modal finansial

6.       modal politik

7.       modal agama dan budaya

 

terima saksih semoga bermanfaat .

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

3.3.a.9. Koneksi Antarmateri Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid

Aksi Nyata 3.1 Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran